Sharing

Most Wanted Employee : Profil Calon Karyawan yang Diburu HRD


Organisasi yang bagus tentu harus punya SDM nomor satu. Sebab SDM terbaik akan mempercepat dan menampilkan performa terbaik buat organisasi. SDM terbaik didapat dari input terbaik dan proses terbaik. Nah, dalam rekrutmen dan penerimaan karyawan baru, maka peran HRD sangat penting. Bagi saya, lebih baik lama dan capek dalam merekrut daripada asal rekrut dan hasilnya justru salah rekrut. Dampaknya akan lebih melelahkan ke depan.

Soal memenuhi kebutuhan SDM untuk posisi tertentu sebetulnya disesuaikan dengan kualifikasi dari jabatan tersebut. Namun, ada hal-hal di luar itu yang sering saya jadikan patokan: “mengapa seseorang diterima sedangkan yang lain tidak?”

1. Sikap

Bagi saya soal kualifikasi akademik, hard skill dan semacamnya nomor kesekian. Nomor satunya adalah karakter & sikap. Sebab, karakter & sikap lebih sulit dibentuk daripada hard skill dalam bekerja. Soal hardskill & kompetensi dapat dipelajari dan hanya menunggu waktu saja. Bagaimana latar belakang orang tua, saudara, keluarga & teman dekat sangat penting bagi HRD. HRD akan tahu siapa sesungguhnya calon karyawan hanya dengan mengetahui secara tepat siapa orang-orang yang dekat dengan dirinya.

2. Potensi

Prioritas kedua adalah potensi. Potensi yang terpenting adalah potensi untuk memimpin. Calon karyawan yang direkrut haruslah problem solver bukannya trouble maker. Saya biasa lihat dari CV seperti pengalaman organisasi di kampus untuk fresh graduate. Mencari seorang problem solver berarti mencari seseorang dengan kapasitas emosi, social & intelektual yang matang. Hal ini kadang tercermin saat interview. Orang yang matang, jawabannya sederhana tapi penuh makna. Dia tidak egois apalagi egosentris & hiperbolis. Jawabannya objektif & sederhana tapi tetap tepat sasaran. Ini menggambarkan bagaimana dia memandang persoalan. Tidak memihak dan mampu menyederhanakan dan mengambil inti dari benang kusut yang oleh seorang trouble maker akan menjadi semakin kusut.

3. Punya Passion

Passion atau kecintaan terhadap dunia yang akan digeluti sangat penting. Calon karyawan haruslah punya passion yang besar terhadap jabatan yang akan dia emban dan profil usaha lembaga. Ketertarikan, antusiasme, kecintaan & gairah akan membuat perbedaan besar dalam bekerja. Orang yang punya passion cenderung punya energy ekstra untuk berbuat lebih & tidak mudah menyerah. Dia akan memberikan sesuatu melebihi ekspektasi ataupun yang diminta. Soal rintangan, dia akan menjadikannya tantangan untuk lebih berkembang.

4. Integritas

Jujur, amanah & menepati janji. Jika calon karyawan sudah berbohong di CV atau pada saat interview, saya 100% langsung menolak & tidak merekomendasikan karyawan tersebut. Sebab integritas adalah modal utama bagi seseorang dalam bekerja.

5. Punya ‘Harga’ yang Pantas

Jika semua kriteria terpenuhi namun tidak ada kesepakatan soal harga ya sama saja. Memastikan kesediaan calon karyawan terkait gaji, tunjangan, fasilitas, benefit & tentu saja komitmen itu sangat penting. Makanya, yang terakhir ini menjadi kriteria pamungkas buat HRD untuk memastikan bahwa calon karyawan tersebut memang layak & siap direkrut.

Nah, itulah sedikit sharing dari saya terkait pekerjaan yang sering saya lakukan, “seleksi sdm baru”. Semoga bermanfaat.

Nafis Mudrika, 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s