Sharing

Inspirasi untuk Naik Haji


Sewaktu kuliah dulu, naik haji rasanya tidak mungkin karena biayanya terlalu mahal bagi orang miskin sepertiku. Kemudian, temanku menyarankan untuk menanam pohon jati emas. Kalau sudah tua nanti, kayunya bisa dipanen dan dijual untuk berangkat haji. (kalau tak ada yang beli, bisa dibuat kapal untuk berlayar ke tanah suci he he he…) Sayangnya, aku tak punya lahan untuk menanamnya. Bisa sih numpang lahan tetangga… he he he… Tapi rasanya kok gimana gitu ya…

Niat itu pun sempat tak “terurus” hingga kemarin teman kerjaku bercerita tentang bagaimana kisah seorang tukang bakso yang ingin naik haji. Lalu dia mengkalkunisasi… eh .. mengkalkulasikan biayanya kalau 10 tahun dari sekarang mau naik haji. Kita hanya butuh Rp 10.000,00 doang per hari lho… Wah semurah itu rupanya! Ceritanya sungguh sangat menginspirasi.

Memang benar, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Seperak demi seperak, lama-lama bisa naik haji juga. He he he … Ya, bolehlah kalau begitu saya berharap bisa naik haji di usia 30 tahun. Saat pertama kali mendengarnya, rasanya tidak mungkin. Apalagi melihat kondisiku yang seperti ini. (sejujurnya kondisiku yang sekarang memungkinkan untuk naik haji 3 tahun lagi… Lho ???) Semua ini bukan guyonan lho. Inilah salah satu cita-citaku.

Di usiaku kini yang menginjak 24 tahun, rasanya hanya butuh menyisihkan Rp. 20.000,00 saja per hari. Kalau dikalkulasikan pastinya akan mencapai Rp 600.000,00 per bulan atau Rp 7.200.000,00 per tahun dan … jreng jreng jreng … Rp 43.200.000,00 pada saat usiaku 30 tahun. Lebih dari cukup untuk bisa naik haji. Kecuali enam tahun dari sekarang BBM habis dan biaya naik haji melonjak. Atau daftar tunggunya membuatku harus menunggu 20 tahun lagi… waduhhhh… jangan sampai juga enam tahun dari sekarang pemerintah mbubarin program haji atau bahkan Negara ini sedang serius perang-perangan sama Negara lain…. (hah… kalo berfikir negative kenapa nggak mikirin dunia kiamat atau lo mati sekalian ajaaa… he he he)

Mari kembali ke jalan yang benar. Aku berniat naik haji di usia 30. Semoga bisa konsisten melaksanakannya dan tidak tergoda oleh rayuan siapapun. (kalau istri mau ikut gimana??? Emangnya sudah punya istri ??? he he he) Semoga Alloh mengabulkannya. Semoga Alloh mengabulkannya. Semoga aku tidak lalai menjalankan kewajibanku menunaikan rukun Islam yang kelima ini hingga Alloh murka kepadaku karena aku sungguh mampu untuk melaksanakannya. Sungguh aneh jika aku tidak mampu mengumpulkan Rp 20.000,00 per hari …

Kalau orang gajian sih tinggal potong 600.000 dari gaji bulanannya dan tidak mengganggu uang itu apapun kondisinya. Kalau bukan orang gajian, ya agak repot sih tapi mungkin malah bisa lebih cepat. Setiap hari harus mendapatkan uang berwarna hijau dan memasukkannya ke dalam celengan babi… he he he…

Aneh ya tulisan ini ??? Lupakan saja… tapi jangan lupakan niat dan impian pergi ke Mekkah…

Nah, buat adik-adikku yang masih berusia 20 tahun; menabunglah Rp 5.000,00 per hari dari uang saku kalian mulai hari ini. Semoga nanti di usia 40 tahun, kalian bisa naik haji. ^ ^

 

Take action now !!!

2 thoughts on “Inspirasi untuk Naik Haji

  1. ini serius ya…
    berangkat haji itu hukumnya wajib, bahkan kata temen2 saya lebih wajib naik haji daripada beli rumah….. lho???
    berangkat haji itu hanya bisa atas ijin Alloh…… itu mutlak dan benar adanya… meski sehat dan uang berlimpah kalo Dia tdk mengijinkan, tidak mungkin berangkat……
    jadi bagi yang betul2 ingin berangkat haji, niatkan betul2 dalam hati ingin berangkat ke Baitulloh…. dan berdoa dengan sungguh-sungguh…. insya Alloh bisa berangkat

    O iya jangan lupa… Alooh itu Maha kaya….. jadi minta sama Dia rizki yang lancar agar bisa berangkat (ingat tujuannya)…..
    Nah disamping doa, kita harus action…… buka saja tabungan haji di bank syariah (tabungan khusus haji), hanya dengan 500 ribu per orang….. tabungan haji sudah di tangan…
    Sisanya???? nggak perlu hitung2-an…. Untuk sisanya serahkan kepada-Nya, biar Alloh yang melunasinya…. asal kalo ada rizki jangan lupa sisihkan untuk tabungan haji….. insya Alloh rizki akan lancar dan segera dapat berangkat……. Amien

    Alhamdulillah saya dan suami sudah berangkat tahun 2009 lalu…… semoga anda cepet nyusul ya….. Amien

    tulisan di atas merupakan sharing pengalaman saya bisa berangkat haji tahun lalu….
    (saya mendaftar tahun 2007, saat mendaftar cicilan rumah dan motor belum lunas, alhamdulillah beberapa bulan setelah mendaftar haji, Alloh memberikan rizki sehingga rumah dan motor bisa lunas semua…….)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s