Sharing

Mental Juara


“Life is 10 % what happens to you and 90 % how you react to it.” ~ Charles Swindoll

Kehidupan tidak tergantung dari apa yang menimpa kita. Takdir yang baik ataupun yang buruk tidak akan terlalu menentukan kehidupan kita. Sebaliknya, reaksi kita, cara pandang kita, bagaimana kita bersikap terhadap takdir itu, apakah dilalui dengan bersyukur dan juga bersabar, ataukah sebaliknya. Itulah yang jauh lebih penting dalam kehidupan kita. Sikap itulah yang membedakan antara juara dengan pecundang.

Seorang juara tentu memiliki mental juara. Mental untuk menang. Bukan hanya menang atas musuh-musuhnya atau menang dalam mengatasi kehidupan, akan tetapi juga menang dalam mengendalikan diri sendiri.

Seorang juara juga mempunyai sikap mental positif. Seorang juara akan memandang dirinya dan orang lain dengan kaca mata positif. Seorang juara juga akan memandang sesuatu secara adil dan positif. Misalkan ketika kita terkena musibah. Boleh jadi di mata orang lain musibah tersebut jelek dan tidak disukai. Namun di mata orang yang bersikap positif, tentu ada hal positif yang bisa diambil dari kejadian tersebut sehingga dia pun bersabar dan menguatkan kesabarannya.

Sikap Mental Positif tidak berarti harus memandang baik semua hal yang terjadi, termasuk memandang baik perbuatan buruk yang kita lakukan. Orang yang bersikap mental positif akan memandang perbuatan dosanya sebagai sebuah alasan kuat bagi dirinya untuk bertaubat dan selalu memperbaiki diri. Dia pun akan takut untuk mengulangi perbuatannya ataupun mendekati perbuatan tersebut. Bukan sebaliknya, justru membenarkan perbuatan dosanya.

Selain itu, seorang juara juga akan memandang sesuatu dari ukuran manfaat ataukah tidak. Mubadzir ataukah berdaya guna. seorang juara akan mempunyai sikap mental kaya. Sikap ini akan menjauhkan kita dari perbuatan sia-sia dan sikap boros. Orang yang bersikap mental kaya akan membelanjakan hartanya jauh lebih sedikit daripada apa yang mampu ia belanjakan.

Dia juga akan membelanjakan hartanya untuk pos-pos yang lebih bermanfaat. Maksudnya, orang yang bersikap mental kaya akan lebih banyak melakukan dan memberikan yang terbaik. Bukan sebaliknya, bersemangat untuk mendapatkan segala sesuatu sehingga mendorongnya untuk terus menerus meminta-minta dan bersikap serakah. Karena itulah sikap mental kaya ini akan membuat pelakunya bersyukur, puas dan bahagia.

Terakhir, seorang juara akan memandang semua hal dengan ukuran keridhaan Allah. Semua perbuatan akan dikaitkan dengan apakah perbuatan tersebut diridhoi Alloh sehingga Alloh pun ridho untuk memberikan surgaNya untuk kita? Sikap Mental ini akan membuat pelakunya selalu ingat Tuhannya dalam memandang segala hal di dunia ini.

Itulah sikap mental yang seharusnya kita miliki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s