Sharing

5 Fakta Unik terkait Senyum


Senyum adalah perwujudan sikap positif. Senyum yang tulus berawal dari sikap positif. Sikap positif ini diterima oleh bagian otak tertentu dan dipancarkan melalui wajah. Kedua ujung bibir bergerak ke atas dan terlihat sedikit gigi. Kemudian, terjadilah gerakan di sekitar mata yang membuatnya semakin ramah.

Senyum adalah sedekah termudah. Sedekah sendiri ibarat memancing di laut. Kita sedikit mengorbankan umpan/ikan kita dan dapatlah tangkapan yang lebih besar. Nah, dibalik senyum yang sederhana itu ternyata banyak fakta unik yang terungkap. Berikut fakta-fakta menarik terkait senyum:

1. Senyum Mendatangkan Kekayaan & Kemakmuran

Berdasarkan riset yang diumumkan di Journal Proceedings of the National Academy of Sciences, seseorang yang masa remajanya sering tersenyum memiliki penghasilan 10% lebih banyak dibanding karyawan pada umumnya di usia 29 tahun. Beda dari mereka yang jarang senyum, gajinya lebih rendah 30% dibanding karyawan lain. Riset lainnya di Journal Personality and Social Phychology Bulletin menemukan fakta kalau orang yang berstatus sosial tinggi mudah tersenyum. Sebaliknya, orang yang status sosialnya lebih rendah hanya tersenyum sesuai suasana hati mereka.

Ibarat sihir, senyum adalah sihir termurah & termudah. Senyum secara ajaib mampu mendatangkan kekayaan & kemakmuran. Begitulah. Senyum  dilakukan dengan sangat mudah. Gratis. Tidak perlu membayar sepeserpun. Efeknya pun luar biasa. Senyum mampu menyihir siapapun ke dalam pengaruh Anda. Semangat kebahagiaan, antusiasme dan sikap positif.

Semangat ini sangat membantu di dalam proses usaha / bisnis / pekerjaan. Senyum yang tulus dapat menambah keuntungan karena menciptakan kesan dan pelayanan yang baik. Siapa yang tidak suka dengan pelayanan murah senyum? Senyum yang tulus dan bukan senyum palsu yang dipaksakan (berlebihan) ? Tentu secara alami kita akan suka dengan hal itu. Karena senyum sendiri merupakan ekspresi dari sikap positif (rasa suka).

2. Senyum Sarat Manfaat untuk Kesehatan & Dapat Menjadi Terapi

Senyum sendiri mempunyai banyak manfaat. Dari sisi kesehatan, psikologis, sosial sampai spiritual. Banyak riset yang meneliti manfaat dari senyum dan tawa. Diantaranya mengurangi resiko sakit jantung, infeksi paru-paru, tekanan darah tinggi, obat awet muda dan sebagainya. Selain itu, senyum dan tawa mampu mengurangi stres, meningkatkan semangat serta menambah kekebalan tubuh.

Banyak ahli psikologi mencoba memanipulasi kondisi psikis dengan memanipulasi kondisi fisik. Begitu juga sebaliknya. Contoh yang paling sederhana adalah relaksasi. Relaksasi berprinsip melemaskan otot untuk menurunkan rasa stres.

Lalu, mengapa kita tidak mencobanya juga? Mengapa tidak tersenyum ketika hati sedang duka? Bukankah dengan memanipulasi otot wajah kita (senyum) bisa berakibat pada perubahan kondisi jiwa kita? Mengapa tidak membudayakan senyum di pagi hari? Cobalah untuk tersenyum sehabis bangun pagi. Rasakan semangat positif yang Anda alami tiap harinya.

3. Indonesia Negara ‘Tersenyum’.

Ada hal menarik di negara kita terkait dengan senyum ini. Berdasarkan hasil survei The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia dengan skor 98%. Untuk salam, skor Indonesia sejajar dengan Hongkong, yakni dengan angka 98% juga. (detik.com)

Hasil kompilasi survei 2008 yang meliputi data customer service itu termasuk jawaban dari 2,5 juta lebih pertanyaan mengenai Smile (senyum), Greeting (salam) dan Add-on Sales (layanan tambahan saat penjualan) di 66 negara.

Smiling Report mencatat tren yang terus menurun tiap tahun untuk Senyum, yakni 77% (2008), 82% (2007) dan 87% (2004). Tren penurunan juga terjadi pada Salam, yakni 81% (2008, 2007) dibandingkan 88% di 2004.

Penurunan ini mungkin karena kita semakin individualis. Mungkin juga karena kita semakin tertekan hidupnya. Terlalu serius memikirkannya. Penurunan ini seperti penurunan intensitas tersenyum pada anak-anak menuju dewasa. Anak-anak tersenyum dan tertawa sekitar 300 – 400 kali sehari. Orang dewasa hanya sekitar 15 kali sehari. (penelitian Dr. Michael Titze)

Hal ini mungkin terjadi karena orang dewasa yang semakin tertekan hidupnya. Bukankah terdapat hubungan yang erat antara kondisi fisik dengan kondisi jiwa? Contohnya adalah saat kita cemas. Kondisi ini akan menimbulkan reaksi fisik seperti gemetar dan berkeringat. Sungguh sayang jika semakin dewasa kita semakin jarang tersenyum dan semakin tertekan.

4. Senyum Mempererat Hubungan & Membuat Hati Lebih Bahagia

Secara sosial, senyum sangat membantu proses sosialisasi dan interaksi sesama manusia. Bahkan, seseorang yang sedang bermusuhan pun lebih mudah cair jika mereka suka tersenyum. Begitu pula dalam dunia pernikahan, senyum akan sangat membantu menjaga hubungan dan mencegah perceraian.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Motivation and Emotion menunjukkan kalau senyuman lebar di foto pernikahan ternyata turut berperan dalam keawetan rumah tangga. Berdasarkan riset mereka, para responden yang tersenyum bahagia saat menikah tidak ada yang bercerai, berbeda dari pasangan pengantin berwajah datar—25% di antara mereka akhirnya berpisah!

Selain berdasarkan foto pernikahan, para ahli juga meneliti dari foto responden saat masih kanak-kanak. Hanya 11 % responden dengan foto masa kecil tersenyum lebar mengalami perceraian, sementara 31% di antara responden yang kurang tersenyum terbukti bercerai. Kesimpulan para ahli: senyuman mendukung kita untuk memiliki kehidupan yang lebih bahagia.

5. Senyum Lebih Mudah daripada Cemberut.

Fakta terakhir yang menarik terkait senyum adalah : tersenyum lebih mudah daripada cemberut. Untuk tersenyum diperlukan  17 otot wajah. Sedangkan untuk mengerutkan kening butuh 47 otot wajah.

Nah, itulah fakta-fakta unik terkait senyum. Jangan lupa untuk membudayakan senyum di setiap kesempatan. Menjadi manusia bersahabat yang murah senyum. Berbagi semangat positif untuk Indonesia yang lebih baik. Mau?

Nafis Mudrika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s