Motivasi

The Power of Dream


baliDi Oxford University, dilakukanlah penelitian jangka panjang tentang visi / cita-cita dan tingkat kesejahteraan hidup pada 300 mahasiswa. Maka, terdapatlah hasil yang sangat mencengangkan sebagai berikut;

Data mahasiswa ketika ditanya visinya:

  • 60 % tidak tahu
  • 30 % tahu samar-samar
  • 10 % tahu (7% tahu dengan jelas; 3 % tahu dengan detail/ rinci)

Data kesejahteraan hidupnya setelah 10 tahun kemudian:

  • 60 % < rata-rata
  • 30 % rata-rata
  • 10 % di atas rata-rata (dengan 3 % nya jauh di atas rata-rata)

Saya yakin Anda cukup cerdas untuk mengambil kesimpulan dari data-data di atas.

Lalu, Ingatlah bahwa membuat visi itu gratis !

Membuat visi hanya perlu membuat harapan tentang masa depan yang realistis, bisa dicapai, menarik, dan menumbuhkan komitmen untuk mencapainya. Dalam membuat visi yang baik haruslah cocok dengan diri kita. Tidak bertentangan dengan nilai-nilai kita maupun kepribadian kita. Sebisa mungkin unik dan khas, murni dari diri kita. Mudah dimengerti dan diingat. Jangan sampai justru membingungkan diri sendiri.

Visi yang baik harus benar-benar realistis dan terukur. Jangan sampai terjebak pada angan-angan kosong! Perilaku ini hanya dilakukan oleh mereka yang suka melamun, lari dari kenyataan dan tidak mau bekerja untuk mencapainya. Mereka tidak mau bekerja karena memang tidak mungkin untuk mencapainya dan pasti bingung harus memulai dari mana. Contohnya, visi untuk menjadi Tuhan. Kalau dituruti bisa menjadi gila, minimal jadi pemimpin aliran sesat.🙂

Visi yang baik juga harus fokus dan jelas, bahkan kalau bisa sedetail mungkin. Contohnya, profesi apa yang diinginkan? Pengusaha. Pengusaha apa? Pengusaha Roti. Roti apa? Roti selai wortel, selai coklat putih, dan selai bayam🙂 Berapakah pendapatan per tahun waktu itu? xxxx Milyar US Dolar, maksudnya 0,xx Milyar US Dolar🙂 Kapan? Saat usia 30 tahun. Dan seterusnya.

Bisa juga dengan mengajukan pertanyaan seperti ini. Kapan menikah? Saat usia 25 tahun. Di mana? Di xxxxx Tanggal berapa? Tanggal xx bulan xx tahun xxxx. Dengan siapa? dengan si x… He…^^ Ayo siapa ngaku? Masak ngaku di sini ^^

Pokoknya bisa dengan membuat pertanyaan dengan rumus 5W 1H (what, where, when, who, why, how) seperti membuat berita.

Kemudian, untuk memudahkan pembuatan visi, kita bisa membuat semacam cv (curiculum vitae) dengan membayangkan saat usia kita mencapai 60 tahun nantinya. Jadi apa kita waktu itu? Saat usia 50 tahun, apa saja yang telah kita lakukan? Prestasi apa saja yang ingin kita raih? Dan seterusnya.

Tulis semua itu dengan rapi dan jelas! Katakan pada orang lain untuk menguatkannya! Jika ada yang mengejek, berarti itu berita bagus untuk kita. Hal tersebut justru menambah semangat agar kita bisa membuktikan dan mewujudkan visi kita. Kalau perlu, visi itu dipasang di tempat yang paling sering kita lihat, misalkan di depan cermin.

Terakhir, hal terpenting dan tak boleh dilupakan. Kita harus selalu berdo’a. Ada satu kesalahan dalam berdo’a yang cukup sering kita lakukan dan terlupakan. Kita sering sembrono, tidak yakin, dan tidak tahu dengan jelas apa yang benar-benar kita inginkan. Bahkan, ada yang tidak tahu makna dari bacaan do’a yang dipanjatkannya.🙂

Ternyata, ada yang lebih akhir daripada kata terakhir. Ya… takdir itu ada di tangan Tuhan. Kalau kita sudah meminta, maka kita harus yakin. Soal hasil, itu terserah pada yang di atas. Kita harus menerima semua ketetapanNya atau menjadi pribadi yang bermasalah. Ingat! Pribadi yang bermasalah adalah mereka yang tidak bisa menyelesaikan kesenjangan antara apa yang diinginkan dengan kenyataan yang ada.

Begitulah. Dicukupkan sampai di sini saja.

“I hear and I forget.
I see and I remember.
I do and I understand.”

[Konfusius]

4 thoughts on “The Power of Dream

  1. sebuah inspirasi N motivasi yang sangat bagus,,,
    smu itu membuatq termotifasi tuk jadi yang lbih baik,ditunggu artikel berikutnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s